Haloooo readers! Postingan kali ini adalah rahasia kecilku yang sejujurnya diawal aku gamau orang banyak tahu. It took me a big heart to write this and post the pictures, harapannya dengan aku share ceritaku, aku bisa bantu orang lain. Beberapa gambar mungkin agak terlihat menjijikan jadi hati-hati lihatnya ya. Btw, sebelum lanjut, jujur semenjak 2019 itu aku jarang atau mungkin enggak pernah olahraga dan gak jaga pola makan. Aku menjadikan skripsiku sebagai excuse buat beli makanan apapun yang aku mau -_____- selain itu, tidurku juga kebalik-balik, kadang begadang sampai jam 5 pagi karena kejar tayang bimbingan skripsi serta rutinitas nyekrip diluar sama temen jadi sering banget beli kopi susu hampir minimal seminggu sekali:’)))). Jadi ada faktor pola hidupku selain ke-clueless-an ku dalam per-skincare-an. Cus, lanjut ceritanya……. Oh ya, bagi yang belum tahu cerita sebelumnya, ada di sini ya -> My Acne Journey! Part 1.
- Mei 2020 : Breakout sudah terlihat jelas di 30 April 2020 (foto terlampir). Seperti yang dilihat jerawatnya merah, lumayan besar dan sakit sekali rasanya. Ini sih katanya jerawat hormon, katanya~ Jujur sedih sih soalnya sakit 🙁
Kuleb 2 hari semenjak breakout ini, aku udah stop semua krim dari dokterku spkk kecuali totol jerawat. Aku hanya pakai cetaphil buat face wash-nya, cleanser viva, sama krim jerawatnya dari dokter spkk.

- Tanggal 9 Mei 2020, akhirnya aku memutuskan buat konsul via ha****c karena udah ga tahan sakitnya . Ini pertama kalinya aku pake aplikasi kesehatan begitu. Aku pilih aja random dokter spkk-nya karena ulasan dokter yg available lumayan bagus semua dan gak banyak pilihan karena udah jam 11 malam lebih hueheheue. Setelah konsul via app dari kondisi muka begini, dokter spkk itu kasih aku resep buat beli beberapa obat minum dan krim. Diwaktu ini aku sama sekali gak pake rangkaian skincare apapun kecuali viva milk cleanser, cetaphil gentle cleanser, dan krim yang ditulis diresep.


- Tanggal 18 Mei 2020, kontrol lagi via app kesehatan itu sama dokter kulit yg sama. Dokternya kasih resep buat beli evalen gel. Muka juga lumayan baikan setelah itu.

- Tanggal 25 Mei 2020, breakout lagi karena obat minumnya habis. Aku akhirnya kontrol lagi via app kesehatan tsb. Dikasih dokter resep obat minum lagi 2 macam, Telfast OD 120mg dan Mezatrin 250mg. Eh dokternya bilang klo lebih ok pake roaccutance. Pindahlah ke WA buat order obat itu kalo mau. Cek dulu efek sampingnya via google, juga lihat video dari channel youtube Puspita Mayangsari tentang pengalamannya dgn obat tsb. Akhirnya memutuskan buat mundur dan berhenti dari per-dokter kulit-an ini karena muak dg rutinitas minum obat terus, harganya lumayan mahal, dan efek samping yang ditimbulkan cukup lumayan bagiku. Kalian bisa cek sendiri tentang efek sampingnya via search engine ya.

Lanjutannya di My Acne Journey! Part 3 ya…………
Recent Comments