Lanjut lagi nih ceritanya! Jadi dicerita sebelumnya, My Acne Journey! Part 2 , kondisi muka breakout dan beberapa kali konsul dokter spkk via app kesehatan hingga akhirnya memutuskan beneran berhenti.
- Tanggal 30 Mei 2020.
Setelah nonton video dari youtubenya kak Puspita Mayangsari tentang Roaccutane, beberapa video lainnya muncul diberanda youtubeku, salah satunya tentang clear skin diet. Akhirnya, aku memutuskan untuk coba itu. Ingatlah, kalau apa yang kita makan juga mempengaruhi kesehatan badan kita :). Jadi, waktu itu aku anggapnya, tubuhku memberikan tanda bahwa there’s something wrong with me. Entah penyebabnya dari makanan maupun pola hidupku. Aku sadar bahwa selama ini aku bener bener careless, semuanya dimakan dan diminum tanpa memperhatikan nutrisi yang dibutuhkan. Asal aku suka, ya aku makan ataupun minum, tapi tidak dibarengi dengan minum air putih yang cukup ataupun konsumsi makanan sesuai kebutuhan badan.
Percobaan selama seminggu menjadi vegan dan kebiasaan baru yang aku jalankan lumayan cukup challenging hahaha. Dipagi hari, setiap setelah bangun aku minum air putih (punya botol 1 liter would be helpful), lalu olahraga sekitar 15 menit. Olahraga gak perlu kok ribet ke gym, aku cukup ikut gerakan dari video youtube. Referensiku ada Chloe Ting, Emi Wong dan Holly Dolke, kalau lagi bosen biasanya pilih dance workout dari MadFit. Setelah itu, aku buat jus seledri x apel. Aku pakai batang seledri lokal yang dan apel hijau. Kalau kalian mudah dapat seledri yang berbatang besar sih, lebih baik pakai itu 😀
- Hari ke-4 clear skin diet.
Mulai nyerah karena bosen sama makanannya. Kemampuan skill memasakku yang sangat rendah ditambah dengan pantangan yang lumayan banyak, hanya bisa memaksaku untuk memasak sop dan capcay whahaha. Akhirnya ada jalan keluar yaitu dengan variasi makanan simpel. Pagi makan oatmeal ditambah potongan pisang atau makan roti gandum pakai pisang yang udah dihaluskan sebagai pengganti selai. Siangnya, baru yang masak makanan yang agak berat, kaya sayur sop, bihun isi sayur atau masakan lainnya. Oh ya, setelah makan siang aku juga buat minuman dari perasan bengkoang sama wortel yang diparut. Sumpah, ini enak banget!!!!!!!!! apalagi kalo ditambah sama apel hijau, rasanya jadi segar cuy. Oh ya, the good this is….. menstruasiku jadi lancar dalam jangka waktu 4-5 hari aja. Sakit kram di hari pertama dan kedua, tapi setelahnya enggak kerasa sama sekali. Sebelumnya, jadwal menstruasiku tidak teratur dan bisa sampai 10-14 hari tapi memang tidak heavy flow (kecuali hari 1 dan 2) dan tidak ada rasa sakit sama sekali.

Minuman Bengkoang x Wortel 
Roti tawar gandum x Pisang 
Jus Seledri x Apel Hijau 
Oatmel x Pisang 
Capcay tanpa minyak
- Seminggu setelah clear skin diet
Aku mulai coba untuk makan daging. Minggu pertama aku coba makan bakmi pakai daging ayam kampung, lalu diminggu berikutnya aku coba makan ikan laut, tapi ternyata kulitku belum kuat akhirnya muncul jerawat besar lagi. Sekali seminggu coba bahan makanan yang sebelumnya termasuk pantangan lalu dilihat efeknya ke kondisi kulit. Pelan tapi pasti, begitu prosesnya, hingga akhirnya sekarang aku bisa makan telur ayam (tapi kampung) lagi, setelah hampir 2 tahun, tidak boleh makan telur huhuhu. Menurutku, clear skin diet bantu untuk keluarin jerawat dan bantu jerawatnya untuk cepet kering. Efek sampingnya yaitu berat badanku turun (bonus sih ini) dan rambutku rontok cukup parah.
- Satu bulan kemudian
Aku merasa kulitku terlihat lebih baik walaupun kalau ngaca sepertinya terlihat sama namun aku merasa i just feel it’s getting better. Yap, itu disaat aku merasa baikan, namun juga disisi lain ada hari dimana aku melihat diriku sendiri, terlihat seorang yang menyedihkan. Not a type of person who care about look, tapi rasanya sedih lihat kondisi muka apalagi waktu breakout masih parah. Keadaan beberapa jerawat sudah kering dan masih ada beberapa yang meradang

- Selanjutnya….
Aku maintain rutinitasku mulai dari workout pagi atau sore dan clear skin diet tanpa tambahan produkskincare karena masih takut apabila aku coba-coba dan kulitku masih meradang, takutnya nanti tambah parah. Hingga pada akhirnya aku memulai mencoba produk skincare yang pada akhirnya membantu kondisiku lebih membaik.
Cerita lebih lanjut tentang skincare journey ada di My Acne Journey! Part 4 .


Recent Comments